Soundtrack of Life
May 23, 2015
Beberapa lagu dapat mengingatkan saya pada momen-momen
tertentu. Lagu-lagu Adele misalnya, selalu berhasil membuat saya mengenang
saat-saat hectic ketika bergabung menjadi volunteer Kompas Muda Surabaya. Saya
ingat persis, saat itu saya sedang suka-sukanya mendengarkan Adele.
Lagu-lagunya seringkali menemani perjalanan pulang dari kantor Kompas di
Jemursari menuju rumah saya di daerah Manukan. Bayangan lampu-lampu kota di
malam hari, rintik hujan, AC taksi yang terlalu dingin, langsung melintas begitu
saja di pikiran saya ketika Don’t You
Remember, Chasing Pavement, Tired, atau Turning Table terdengar.
Beberapa hari yang lalu saya mulai bosan dengan lagu-lagu di
playlist yang itu-itu saja.
Akhirnya saya iseng memutar lagu-lagu lama yang dulu sempat saya sukai. Begitu
lagu My Chemical Romance (MCR) terputar saya ikut menyanyi sekeras-kerasnya,
huahaha. MCR adalah band yang saya senangi pada masa awal-awal SMP. Teman
sekelas saya, Fierza, Finda, dan Rio juga sangat suka sekali dengan MCR. Saya masih
ingat dulu kami suka berbagi lagu, menyanyi bersama, saling tukar gambar wallpaper dan saling pamer tema HP
berbau MCR. MCR has driven us crazy, their emo-punk-rock song was the
highlight of our freshman year.
Mayoritas lagu MCR bernuansa gloomy dan banyak yang menceritakan tentang kematian. Salah satu di
antaranya adalah lagu berjudul Helena yang dibuat untuk mengenang Elena, nenek dari Gerard
dan Mikey Way. Kalau lagu-lagu favorit saya sendiri sih ada Famous Last World, Disenchanted, Mama, dan Cancer. Walaupun sudah nggak ngikutin album-album terakhir
mereka tapi sedih juga rasanya pas tahu mereka memutuskan bubar tanggal 22
Maret 2013 lalu.
Thank you so much My
Chemical Romance telah mewarnai masa-masa labilku. You’re still the best emo band we’ve
ever had. We miss you :') #prettysentimentalpost


0 komentar