hug always matter

August 04, 2011

Pukul dua malam.

Tampaknya malam ini indera-inderaku memberontak, tak ingin diistirahatkan. Shuffle playlist saya memainkan Peluk, Dee feat Aqi. Tepat sekali, baru saja, beberapa saat yang lalu saya memikirkan tentang hal ini. Tentang pelukan, uwaaa.

Nampaknya saya merindukan pelukan, entah kapan terakhir kalinya saya mendapatkannya. Saya merindukan orang-orang yang bisa saya peluk -meskipun semua orang bisa dipeluk, tapi well, ngerti kan maksudnya?-

Seingat saya Fierza, yang dengan spontan saya peluk sambil menangis tersedu. Atau Mita, yang memeluk saya sambil dlosoran ketika saya menangis, lalu kami menangis bersama.

Kangen heeee. Kangen SMP, saat dimana saya bisa mendapatkan pelukan dari teman-teman yang bisa memelukku tanpa ragu, kapan pun saya mau (dipeluk). Nothing to know, just hug. Sometimes, it’s enough.
Nothing to say, just hug me now –DJ Sammy, Heaven

Hiks-hiks, Fierza dengan tubuh kekarnya sama Mita yang dingin empuk-empuk :’)

Nggak ada lagi kayanya, siapa?

Huwaaa, mana teman SMAku T.T

You Might Also Like

2 komentar

Subscribe